News Update :
loading...

Thursday, February 14, 2013

Bayi Caesar Berisiko Tinggi Terkena Asma & Alergi?



Menurut para ilmuwan, bayi yang dilahirkan melalui operasi caesar akan kehilangan bakteri usus pelindung yang dapat membantu mencegah sejumlah gangguan, seperti asma dan alergi, pada masa kanak-kanak dan dewasa.

Perbedaan signifikan dalam bakteri usus ini ditemukan saat melakukan perbandingan antara bayi yang lahir melalui operasi dan yang alami. Para peneliti juga mengatakan bahwa temuan ini tampaknya akan meningkatkan kekhawatiran tentang efek potensial seumur hidup bayi seiring terjadinya peningkatan operasi caesar.  bldirgantara.blogspot.com

Meski penyebab pasti belum diketahui, bayi caesar diketahui bisa kehilangan perubahan fisiologis yang terjadi selama persalinan, termasuk paparan bakteri yang diperlukan sistem kekebalan tubuh untuk berkembang.  bldirgantara.blogspot.com

Untuk studi ini, para peneliti mempelajari data sebanyak 24 bayi sehat, sebagai bagian dari penelitian Canadian Healthy Infant Longitudinal Development di Kanada, sekaligus mewakili 25 persen bayi di Kanada yang dilahirkan oleh caesar dan 42 bayi yang diberikan ASI eksklusif hingga usia 4 bulan.
bldirgantara.blogspot.com
Para ilmuwan menggunakan teknik DNA baru untuk menemukan komposisi bakteri usus pada bayi, yakni suatu teknik yang mampu mendeteksi hampir semua bakteri. “Bayi yang lahir dengan persalinan caesar akan mengalami peningkatan risiko asma, obesitas, dan diabetes tipe 1. Namun menyusui dengan ASI bisa melindungi bayi terhadap risiko penyakit-penyakit tersebut,” tulis laporan penelitian, seperti dikutip Zeenews.com.bld




sumber

No comments:

Post a Comment

PENNTINNG !!!!!
silahkan tinggalkan komentar jika anda menyukai, jika anda kesulitan melakukan komentar dan tidak memiliki profil untuk komentar silahkan pilih profil Anonymous trimakasih salam dari saya Bhernanda Logan Dirgantara,,

 

© Copyright Astra Dirgantara 2010 -2016 | Design by Herdiansyah Hamzah fazer email gratis | Powered by mugen download mugen chars.