8 Penyakit Yang Bisa Memicu Kerontokan Rambut

1. Telogen effluvium



Telogen effluvium adalah fenomena yang terjadi setelah kehamilan, operasi besar, penurunan berat badan yang drastis, atau stres yang ekstrim. bldirgantara.blogspot.com Kondisi tersebut menyebabkan rambut rontok dalam jumlah yang banyak setiap hari.

Wanita dengan telogen effluvium biasanya mengalami rambut rontok 6 minggu sampai 3 bulan setelah peristiwa stres. Pada puncaknya, Anda mungkin kehilangan segenggam rambut.

2. Androgenetic alopecia


Androgenetic alopecia dikenal dengan kerontokan rambut akibat masalah genetik atau warisan dari orang tua. bldirgantara.blogspot.com Menurut American Academy of Dermatology, kondisi inilah yang paling umum dialami oleh orang-orang yang mengalami rambut rontok.

Wanita yang megalami kondisi ini cenderung mengembangkan penipisan pada garis rambut di balik poni. Kondisi ini berkembang secara perlahan dan dapat terjadi pada usia dini atau sekitar 20-an tahun.

Anda mungkin rentan terhadap kerontokan rambut jika rambut orang tua Anda memiliki pola rambut yang menipis. bldirgantara.blogspot.com Dalam beberapa kasus, rambut rontok mungkin menyebar ke seluruh kulit kepala.

3. Hypothyroidism



Jutaan orang, yang sebagian besar terjadi pada wanita menderita penyakit tiroid. Penyakit tersebut terjadi karena tubuh memproduksi hormon tiroid terlalu sedikit.

Padahal hormon ini bertanggung jawab terhadap metabolisme tubuh, denyut jantung, dan suasana hati seseorang.  bldirgantara.blogspot.com Metabolisme tubuh inilah yang mensuplai oksigen dan energi untuk pertumbuhan rambut, kulit, dan kuku. bldirgantara.blogspot.com

Jika Anda menderita hypothyroidism, Anda akan mengalami kerontokan rambut yang parah karena rambut tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya untuk tumbuh. Selain itu hypothyroidism juga mengakibatkan kenaikan berat badan, kelelahan, sembelit, depresi, dan sulit berkonsentrasi.


4. Lupus



Lupus adalah penyakit autoimun kronis dimana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat tubuh. Kondisi ini mempengaruhi sekitar 1,5 juta orang dan cenderung menyerang wanita bertahun-tahun lamanya setelah melahirkan. bldirgantara.blogspot.com

Penyakit ini sering menyebabkan kelelahan ekstrim, sakit kepala, borok, dan sendi bengkak. Banyak orang juga mengalami kerontokan rambut.

5. Anemia


Wanita yang tidak cukup makan makanan yang kaya zat besi mungkin rentan terhadap kekurangan zat besi, di mana darah tidak memiliki cukup sel darah merah. bldirgantara.blogspot.com Sel darah merah mengangkut oksigen ke sel-sel di seluruh tubuh Anda dan memberikan energi yang Anda butuhkan.

Defisiensi sel darah merah atau anemia menyebabkan kelelahan ekstrem, kelemahan, dan kulit pucat. Anda juga mungkin akan mengalami sakit kepala, sulit berkonsentrasi, tangan dan kaki dingin, dan rambut rontok.

6. Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS)



Kondisi ini dapat terjadi pada usia yang sangat dini yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon dimana ovarium menghasilkan hormon laki-laki terlalu banyak. PCOS sering menyebabkan infertilitas. bldirgantara.blogspot.com

PCOS juga dapat menyebabkan pertumbuhan rambut pada wajah, menstruasi yang tidak teratur, jerawat, kerontokan rambut pada kulit kepala dan kista pada ovarium.


7. Kondisi kulit kepala yang tidak sehat



Kulit kepala yang tidak sehat dapat menyebabkan peradangan yang membuat rambut kesulitan untuk tumbuh. Kondisi kulit yang menyebabkan rambut rontok meliputi seborrheic dermatitis atau ketombe, psoriasis, dan infeksi jamur seperti kurap. bldirgantara.blogspot.com

Seborrheic dermatitis menyebabkan kulit kepala berganti kulit, sehingga kulit kepala berminyak dan muncul sisik kekuningan di kulit kepala dan rambut Anda.

8. Alopecia areata



Alopecia areata adalah gangguan autoimun dimana sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut. Kondisi ini dapat terjadi pada pria dan wanita. Penyebabnya tidak diketahui, tetapi mungkin dipicu oleh stres atau penyakit tertentu. bldirgantara.blogspot.com Alopecia areata sering menyebabkan kebotakan pada kulit kepala, alis, atau kaki.



 Mengatasi Rambut Rontok:
* Biasakan untuk mengonsumsi makanan bergizi, terutama yang banyak mengandung protein dan zat besi. Protein sangat penting untuk pertumbuhan organ tubuh termasuk rambut. Sumber protein utama berasal dari ikan, telur, kacang kacangan, yogurt, kedelai dan lain lain.
* Gunakan kondisioner yang mengandung ginseng agar rambut sehat berkilau dan tidak mudah patah sehingga rambut tak mudah rontok.
* Gunakan sisir yang bergigi renggang (jarang), termasuk ketika Anda menggunakan kondisioner, agar rambut tidak kusut saat dibilas.
* Pilihlah sampo herbal alami atau sampo yang ekstra ringan agar kulit kepala lebih nyaman.
* Hindari menggunakan air panas saat keramas. Gunakan air dingin atau hangat kuku karena ini lebih baik unuk kesehatan rambut.
* Keringkan rambut dengan diangin-anginkan saja, tanpa hairdryer dan juga jangan pakai handuk. Rambut yang dikucek-kucek dengan handuk akan mudah tercabut dari akarnya karena kulit kepala sangat lembab.
* Gunakan hair tonic atau serum untuk menyuburkan rambut. Hair tonic yang mengandung ginseng bagus untuk merangsang pertumbuhan rambut baru.
* Sedapat mungkin hindari minuman yang mengandung kafein karena tidak baik bagi pertumbuhan rambut.
* Keramaslah dengan sampo yang mengandung ginseng, yang berfungsi membersihkan rambut dari segala kotoran serta menguatkan akar dan batang rambut sehingga tidak mudah patah dna tidak mudah rontok.
* Gunakan masker rambut untuk memberi asupan nutrisi rambut, merawat dan memulihkan kesehatan serta keindahan rambut. Gunakan masker rambut 2-3 kali seminggu.
* Kurangi penggunaan gel rambut, krim, minyak rambut, pewarna rambut dan spray rambut. Sebaiknya gunakanlah produk yang terbuat dari bahan alami.
* Jika rambut masih terjadi kerontokan terus, periksakan dan konsultasikan ke dokter ahli dermatologi.


#Mengatasi Rambut Rontok yang disebabkan dari keturunan / gen


1. Pada saat keramas, pakailah kondisioner pada seluruh rambut. Gunakan sedikit saja, minimalkan kondisioner mengenai kulit kepala. Jika terlalu banyak, kondisioner akan mengakibatkan rambut gatal.
2. Selagi Anda memakai kondisioner, sisirlah rambut dengan sisir bergigi jarang. Fungsinya agar rambut tidak kusut saat dibilas.
3. Pilih sampo herbal atau sampo yang ekstra ringan agar kulit kepala lebih nyaman.
4. Jangan memakai air panas saat keramas. Gunakan air dingin atau hangat suam kuku.
5. Keringkan tanpa hairdryer dan juga jangan pakai handuk. Rambut yang dikucek-kucek handuk akan gampang tercabut dari akarnya karena kulit kepala sangat lembab. Rambut cukup diangin-anginkan saja. bldirgantara.blogspot.com
6. Pakaikan hair tonic atau serum untuk menyuburkan rambut. Hair tonic yang mengandung ginseng bagus untuk merangsang pertumbuhan rambut baru.
7. Hindari pemakaian jepitan atau karet. Biarkan rambut tergerai.
8. Sebisa mungkin hindari minuman yang mengandung kafein karena tidak baik bagi pertumbuhan rambut.










sumber

Post a Comment

PENNTINNG !!!!!
silahkan tinggalkan komentar jika anda menyukai, jika anda kesulitan melakukan komentar dan tidak memiliki profil untuk komentar silahkan pilih profil Anonymous trimakasih salam dari saya Bhernanda Logan Dirgantara,,

Previous Post Next Post

Contact Form