News Update :

Wednesday, May 27, 2015

Meski Sedang Mengajar Guru Ini Selalu Mengendong Anaknya Yang Sakit



Seorang ibu yang setia di Cina harus memenuhi perannya sebagai guru Full Time sementara anaknya tiga tahun menderita stadium lanjut leukemia.

Zhang Wei, 32, seorang guru sekolah menengah di Hanshou, Provinsi Hunan, dipaksa untuk mengajar kelas dengan anaknya dalam pelukannya seperti leukemia nya telah membuatnya terlalu lemah untuk dibiarkan sendiri., Menurut AsianTown .

Tapi dia dipaksa untuk terus bekerja sambil mati-matian mencoba untuk mengumpulkan uang untuk menutupi tagihan medis untuk perawatan medis Tutu.  bldirgantara.blogspot.com

Tutu telah menjalani kemoterapi intens sejak diagnosis tahun lalu, tetapi kambuh.

Zhang pertama kali melihat bahwa ada sesuatu yang salah dengan anaknya pada bulan Juni tahun lalu.

Dia berkata: "Dia akan sering mengalami demam dan kakinya lemah. Kadang-kadang ia bahkan tidak bisa berdiri. "

Setelah didiagnosa dengan leukemia akut lymphobic ia menjalani 11 program kemoterapi hanya delapan bulan, dengan biaya lebih dari 300.000 yuan (S $ 64.400).


Tutu diberikan obat-obatan untuk melanjutkan perawatan di rumah.

Namun, dokter sekarang telah mengatakan kepada Zhang bahwa Tutu memiliki kanker syang sangat agresif, dan tanpa operasi dia akan bertahan hidup sampai Agustus.  bldirgantara.blogspot.com

Zhang mengatakan: 'Tutu tidak memiliki kekuatan untuk bergerak lagi, tapi dia bilang dia akan mencoba untuk bertahan sampai Agustus.

Dia membawaw anaknya ke sekolah untuk menjaga Tutu karena suaminya yang juga guru ekerja di sekolah yang jauh dari rumah, ia adalah satu-satunya orang yang mampu merawat anaknya.

Bangun pukul 6 pagi setiap pagi, Zhang membawa anaknya ke sekolah di bagian belakang sepedanya.


Jika dia mulai menangis, ibunya membuai dia selagi dia terus memberikan pelajaran sehingga ia tidak mengganggu siswa.


Meskipun ia mendapatkan hanya 2.300 yuan sebulan (S $ 493) Zhang dipaksa untuk terus mengajar untuk mengurangi utang keluarga.  bldirgantara.blogspot.com

Dia menegaskan: "Setiap sen yang diterima di satu sen lebih."

Sebagai usaha terakhir, keluarga menjual rumah mereka untuk membantu mengumpulkan uang yang mereka butuhkan.

Setelah penjualan rumahnya dan semua barang-barang elektronik keluarga, dan sesekali dia telah membayar hutang mereka. bldirgantara.blogspot.com

Dia telah mampu mengumpulkan lebih lanjut 300.000 yuan dengan bantuan sumbangan  dari guru dan siswa lain di sekolah.

Tapi dia masih kurang dari total yang dia butuhkan.bld

No comments:

Post a Comment

PENNTINNG !!!!!
silahkan tinggalkan komentar jika anda menyukai, jika anda kesulitan melakukan komentar dan tidak memiliki profil untuk komentar silahkan pilih profil Anonymous trimakasih salam dari saya Bhernanda Logan Dirgantara,,

 

© Copyright Astra Dirgantara 2010 -2016 | Design by Herdiansyah Hamzah fazer email gratis | Powered by mugen download mugen chars.